SETIAWAN, HARSYA FEBBRAIO OPTIMALISASI PEMANFAATAN GARBARATA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL SULTAN HASANUDDIN MAROS. // OPTIMIZING GARBARATA UTILIZATION TO INCREASE REVENUE AT SULTAN HASANUDDIN INTERNATIONAL AIRPORT MAROS. OPTIMALISASI PEMANFAATAN AVIOBRIDGE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL SULTAN HASANUDDIN MAROS, 9 (3). pp. 1-12. ISSN 2655-6022 (Unpublished)
D.III OBU 19 B_HARSYA FEBBRAIO SETIAWAN_TUGAS AKHIR_2026.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya optimalisasi garbarata sebagai fasilitas pelayanan penumpang sekaligus aset produktif bandar udara. Di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Maros, garbarata berperan dalam mendukung kenyamanan, keselamatan, dan efisiensi proses boarding serta deboarding, namun penggunaannya belum mencakup seluruh pergerakan pesawat yang secara teknis dan operasional berpotensi menggunakan garbarata. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pemanfaatan garbarata dan merumuskan strategi optimalisasi dalam rangka meningkatkan pendapatan bandar udara. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dukungan analisis kuantitatif sederhana melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pihak terkait. Data sekunder meliputi pergerakan pesawat, jumlah penumpang, dan penggunaan garbarata tahun 2025. Data pergerakan pesawat yang digunakan telah dipilah dengan mengecualikan pesawat ATR, penerbangan charter, penerbangan VIP/militer, serta pergerakan lain yang tidak memenuhi kriteria penggunaan garbarata. Hasil penelitian menunjukkan 74.881 pergerakan pesawat eligible garbarata dengan penggunaan garbarata sebanyak 48.503 kali, sehingga utilization rate mencapai 64,77%. Terdapat 26.378 pergerakan atau 35,23% yang memenuhi kriteria namun belum menggunakan garbarata. Dengan tarif Rp450.000 per penggunaan per 2 jam, estimasi pendapatan berdasarkan pemakaian aktual mencapai Rp21.826.350.000 dan potensi teoritis maksimal Rp33.696.450.000. Optimalisasi dipengaruhi oleh pengaturan gate dan parking stand, remote stand, turn around time, biaya layanan, kesiapan operator, serta koordinasi stakeholder. Penelitian ini menjadi dasar evaluasi pengelola bandar udara dalam meningkatkan pelayanan dan pendapatan melalui pengelolaan stand berbasis data, monitoring, serta kajian tarif. // This research is motivated by the importance of optimizing garbarata utilization as a passenger service facility and productive airport asset. At Sultan Hasanuddin International Airport Maros, garbarata supports passenger comfort, safety, and efficiency during boarding and deboarding processes; however, its utilization has not covered all aircraft movements that are technically and operationally eligible for garbarata service. This study aims to analyze garbarata utilization levels and formulate optimization strategies to increase airport revenue. The research method uses a descriptive qualitative approach supported by simple quantitative analysis through observations, interviews, and documentation involving related stakeholders. Secondary data analyzed include aircraft movements, passenger numbers, and garbarata utilization in 2025. The aircraft movement data were filtered by excluding ATR aircraft, charter flights, VIP/military flights, and other movements that do not meet the operational criteria for garbarata use. The results show 74,881 garbarata eligible aircraft movements with 48,503 garbarata uses, resulting in a utilization rate of 64.77%. There are 26,378 movements or 35.23% that meet the criteria but did not use garbarata facilities. With a service tariff of IDR 450,000 per use per 2 hours, the estimated revenue based on actual utilization reaches IDR 21,826,350,000, while the theoretical maximum potential reaches IDR 33,696,450,000. Garbarata utilization is influenced by gate and parking stand arrangements, remote stand operations, turn around time, service costs, operator readiness, and stakeholder coordination. This research provides an evaluation basis for airport management to improve services and revenue through data-based stand management, monitoring, and tariff evaluation.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | garbarata, optimalisasi, utilization rate, pendapatan bandar udara, Sultan Hasanuddin Maros.// garbarata, optimization, utilization rate, airport revenue, Sultan Hasanuddin International Airport Maros. |
| Subjects: | H Social Sciences > HE Transportation and Communications |
| Divisions: | DIII Operasi Bandar Udara |
| Depositing User: | Mr. HARSYA FEBBRAIO SETIAWAN |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 07:37 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 07:37 |
| URI: | http://repository.ppicurug.ac.id/id/eprint/910 |
